Prajaniti Tampil Kritis dan Tak Provokatif

BerpikirKritis

Prajaniti sebagai ormas Hindu yang punya komitmen membangun aspirasi dan partisipasi umat, seyogianya bersifat kritis dan tak provokatif. Dengan demikian, akan mampu menyejukkan suasana kehidupan di tengah masyarakat. Apalagi dalam menyikapi suksesi Gubernur NTB dan Pemilu 2004 yang ditandai dengan kecenderungan makin memanasnya situasi politik.

Hal itu dilontarkan Sekjen DPP Prajaniti Hindu Indonesia Dr. Ir. I Wayan Koster, MM pada acara penutupan Lokasabha II Prajaniti NTB di gedung Taman Budaya Mataram, Sabtu (7/6) malam.

Menurut dia, keberadaan Prajaniti yang dalam visi dan misinya lebih mengedepankan dharma negara yang berlandaskan dharma agama, selain dirasakan manfaatnya oleh umat Hindu juga bagi masyarakat lainnya. ‘Kami minta Prajaniti NTB kritis dan konstruktif dalam menyikapi perkembangan politik di daerah ini’ cetusnya.

Koster mengisyaratkan agar pengurus yang baru terbentuk melakukan konsolidasi untuk segera mengambil sikap sesuai fungsi dan eksistensi Prajaniti. ‘Jangan menjadi organisasi yang sontoloyo, yang menjadi cemoohan masyarakat. Namun hendaklah menjadi organisasi yang punya kredibilitas dan menjadi kebanggaan dan harapan umat’ tandasnya.

Selain mampu memberikan kesejukan, Prajaniti juga diminta tidak ikut-ikutan. Apalagi dengan cara-cara anarkis yang tidak demokratis dalam mencari dukungan politis bagi kepentingan politikt tertentu. Karena hal itu justru dikhawatirkan akan mengeruhkan situasi yang sudah kondusif, khususnya dalam suksesi Gubernur NTB mendatang. ‘Mari kita jaga kekompakan dan persatuan dengan cara membina kerukunan dan kerja sama dengan semua pihak’ tandas Sekjen DPP Prajaniti itu.

Sementara Gubernur NTB Drs. H. Harum Al Rasyid, M.Si., ketika menutup acara Lokasabha II Prajaniti NTB, Kota Mataram dan Lombok Barat ini mengingatkan, keberadaan organisasi seperti Prajaniti hendaklah mampu meningkatkan kiprah umat Hindu dalam membangun, terutama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah ini. Dengan demikian, eksistensi Prajaniti di daerah mendapat dukungan dan menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politiknya. ‘Kita sebagai masyarakat NTB sudah sepatutnya tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan, sehingga situasi NTB tetap kondusif’ tambahnya.

Lokasabha yang berlangsung dua hari ini, selain berhasil menetapkan program kerja juga berhasil memilih kepengurusan baru DPD Prajaniti Indonesia NTB. Terpilih sebagai Ketua Dr. Ir. I Gusti Lanang Media, Wakil Ketua I Drs. Putu Kharismawan MS, Wakul Ketua II Ida Made Shanti Yadnya, S.H, Wakilk Ketua III Made Sujendra, S.H., Wakil Ketua IV Dra. Ni Ketut Ariani Winaja dan Wakil Ketua V Ir. I Gde Putera Soda, Sekretaris Drs. I Wayan Suartha Putera dan Bendahara Ir. Ni Komang Sriasih.

http://www.balipost.co.id/Balipostcetak/2003/6/9/nt2.htm

 

[telah dibaca 45 kali]

Bagikan

PinIt