Keakraban Ketua Umum Prajaniti dan Perdana Menteri Nepal

Bagikan

Kathmandu, Nepal – Empat orang pemimpin muda Hindu dari Indonesia mengikuti pertemuan Hindu sedunia di Kathmandu, Nepal, selama tiga hari, tanggal 26-28 Juli 2019. Pertemuan yang diselenggarakan atas kerja sama World Hindu Federation (WHF) dan Global Hindu Federation (GHF) diberi nama Global Hindu Though Leader’s Meet.

Ke-empat pemimpin muda Hindu dari Indonesia yang berangkat adalah Dr. I Nyoman Marpa (Ketua Hubungan Internasional PHDI Pusat), KS Arsana (Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia), Ketut Budiasa (Sekretaris Jenderal Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia), dan Dr. Wayan Catra Yasa (Ketua Hubungan Internasional DPP Prajaniti Hindu Indonesia).

Pada hari terakhir, semua peserta pertemuan Hindu sedunia ini mendapat kesempatan diterima oleh Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli. Dua orang utusan delegasi diminta jadi juru bicara delegasi dalam dialog dengan Perdana Menteri Nepal ini, yaitu Dato’ Pardip Kumar Kukreja dan KS Arsana.

Dalam dialog, Dato’ Pardip Kumar Kukreja menjelaskan asal negara para peserta pertemuan dunia, tujuan pertemuan, dan alasan dipilihnya Nepal sebagai negara tempat penyelenggaraan. Dato’ Pardip juga memohon kepada Pemerintah Nepal untuk bersama-sama peduli pada upaya-upaya konversi warga Hindu di Nepal oleh para misionaris Kristen dengan berbagai cara dan didanai besar-besaran oleh jaringan internasional.

Pada sisi lain, KS Arsana selaku Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia menjelaskan secara singkat tentang Indonesia, warga Indonesia yang beragama Hindu, dan mengharapkan agar kerja sama bilateral antara Indonesia dan Nepal dapat lebih ditingkatkan untuk keuntungan bersama kedua negara.

Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli merespon positif harapan yang disampaikan Dato’ Pardip dan KS Arsana. Secara khusus PM Sharma Oli menanggapi permintaan Ketua Umum Prajaniti KS Arsana dengan menjelaskan tentang filosofi Hindu dan kaitannya dengan negara dan warga Nepal. Penjelasan secara panjang lebar dan mendalam PM Sharma Oli direspon spontan oleh KS Arsana dalam bentuk penghargaan. “His Excellency, your understanding on Hinduism very deep. You are like a Brahmin. (“Yang Mulia, pemahaman Anda tentang Hindu sangat dalam. Anda seperti seorang Brahmana.”) Spontanitas Ketua Umum Prajaniti ini hanya dijawab singkat “Thank you”, namun berdampak cairnya suasana dialog dan membuat PM Sharma Oli menjadi dekat dengan Ketua Umum Prajaniti. Jadwal dialog yang semula dialokasikan hanya 30 menit akhirnya berlangsung lebih dari satu jam.

Ketua Umum Prajaniti KS Arsana dan PM Nepal KP Sharma Oli.

Demikian juga saat pengambilan foto bersama di halaman Rumah Dinas Perdana Menteri, PM Sharma Oli dan KS Arsana tampak demikian akrab. Dialog informal di halaman Rumah Dinas Perdana terus berlangsung antar-keduanya disaksikan delegasi dari berbagai negara. Dialog hangat itu baru berhenti saat protokol kenegeraan membisiki PM Sharma Oli jadwal beliau berikutnya. Rombongan pertemuan Hindu dunia pun pamit.

(AA Indah Pitasari/Jakarta)

[telah dibaca 9 kali]


Bagikan